Merasa cinta Indonesia? Simak dulu aksi 5 bule ini

Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa bangsa Indonesia seringkali lebih tertarik untuk mempelajari budaya asing, ketimbang mengembangkan budaya sendiri – yang dianggap kuno atau ketinggalan zaman. Namun menariknya, justru ada banyak warga non-Indonesia atau bule, yang justru tertarik dengan warisan asli Nusantara.

Berikut NgeHits sajikan lima bule yang dengan gigihnya memperjuangkan eksistensi budaya Indonesia, sekaligus menyindir mereka-mereka yang mungkin hingga kini punya jiwa nasionalisme rendah.

1. Daniel Ziv dari Kanada

Daniel Ziv via Movie Explorer
Daniel Ziv via Movie Explorer

Sudah ada banyak film dokumenter yang mengangkat fenomena anak jalanan di Indonesia, namun salah satu yang paling istimewa adalah bikinan Daniel Ziv. Bule Kanada ini berjuang membuat filmnya dengan merekrut sendiri semua orang yang tampil di depan kamera lewat aksinya turun ke jalan. Tak sia-sia, kerja keras Daniel diganjar dengan penghargan di Busan International Film Festival pada 2013 silam.

Menurut Daniel, itu adalah untuk kali pertama nama Indonesia berkibar di ajang yang digelar di Korea Selatan tersebut.

2. Carlos Ferrandiz dari Spanyol

Carlos Ferrandiz via Onwards
Carlos Ferrandiz via Onwards

Seorang bule asal Spanyol yang jatuh cinta pada Indonesia, hingga akhirnya rela mengabdikan hidupnya untuk menjadi guru bahasa Inggris bagi anak-anak kurang mampu di Sumbawa. Itulah profil singkat Carlos Ferrandiz, yang kini coba terus melanjutkan program kemanusiaan yang ia susun via Proyek Harapan.

3. Elizabeth Karen dari Amerika Serikat

Elizabeth Karen via Indonesia Now
Elizabeth Karen via Indonesia Now

Di saat kebanyakan wanita Indonesia fokus pada seni tarik suara modern, Elizabeth Karen justru fasih bertutur dan menyanyikan lagu tradisional dalam bahasa Jawa, melalui profesinya sebagai sinden. Sosok asal Amerika Serikat ini mengenal kebudayaan Indonesia lebih dalam usai ia tinggal di Malang cukup lama.

‘Tak ada yang melarang jika ada orang suka musik rock atau dangdut, tapi jangan lupakan seni tradisional sendiri,’ demikian pesan Elizabeth untuk para warga Indonesia.

4. Annette Horschmann dari Jerman

Annette Horschmann via Spiegel
Annette Horschmann via Spiegel

Masyarakat Sumatera Utara, khususnya mereka yang tinggal di sekitar Danau Toba, tentu sudah tidak asing lagi dengan tingkah polah bule Jerman, Annette Horschmann. Ya, wanita satu ini amat concern dengan kebersihan lingkungan di danau yang merupakan kebanggaan warga Indonesia tersebut.

Berawal dari kekaguman terhadap Toba, Annette lantas merasa prihatin dengan kondisi kebersihan di sekitar kawasan danau, hingga ia akhirnya memutuskan mengambil tindakan nyata dengan inisiatifnya sendiri.

5. Robin Lim dari Amerika Serikat

Robin Lim via Huffpost
Robin Lim via Huffpost

Bumi Sehat adalah program yang digagas Lim dan sudah sukses menyelamatkan banyak bayi di Indonesia. Bule asal Amerika Serikat ini pertama kali bersentuhan dengan dunia medis di Indonesia kala ia menjadi bidan di Ubud, Bali, yang lantas membuat ia mengajak keluarganya untuk menetap di sana.

Usaha Robin tak sampai di situ saja. 11 tahun berselang ia memutuskan membuka klink di Aceh. Selain itu, di Bali ia juga masih aktif membantu penduduk setempat untuk belajar ilmu komputer dan bahasa Inggris. Karya nyata Robin untuk kemanusiaan sempat membuatnya jadi narasumber di acara talkshow terkenal ‘Oprah Winfrey’.