5 Tokoh politik luar negeri yang ternyata berdarah Jawa

Keturunan Jawa nyatanya tidak diperuntukkan hanya pada mereka yang ada di Indonesia, namun juga di beberapa belahan dunia seperti Suriname, Kaledonia Baru hingga Belanda. Walau mereka yang keturunan Jawa di luar negeri tidak lahir di tanah ibu pertiwi, tapi jelas ada darah Indonesia di tubuh mereka. Dan dari sekian banyak keturunan Jawa, ada lho yang sukses memiliki peran penting di bidang politik.

Siapa sajakah mereka? Simak rangkuman tim Ngehits berikut ini :

1. Corinne Voisin

Ingat artikel Ngehits tentang negara yang juga pakai bahasa Jawa yaitu Kaledonia Baru? Ternyata salah satu walikotanya berdarah Jawa lho. Adalah Corinne Voisin, walikota untuk daerah selatan Kaledonia Baru, La Foa. Negara ini memiliki penduduk kira-kira 4000 jiwa.

corinne voisin
Corinne Voisin via bisnis.com

Ibu kandung Corinne adalah keturunan Jawa yang lahir di Kaledonia Baru. Ia kemudian yang menikah dengan dengan pria keturunan Melanesia dan Prancis.

2. Ahmad Zahid Hamidi

Dari negeri tetangga, Malaysia, ada Ahmad Zahid Hamidi. Ia adalah tokoh politik senior dari partai Barisan Nasional (UMNO) yang juga menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri. Secara terbuka, pria bernama lengkap Dato Seri Ahmad Zahid Hamidi ini mengakui bahwa ia merupakah keturunan Indonesia.

Ahmad Zahid Hamidi
Ahmad Zahid Hamidi via kl.coconuts.co

Walau tidak lahir di tanah Jawa, tapi darah Jawa mengalir dari kakek dan nenek Ahmad Zahid Hamidi. Kakeknya berasal dari Kulon Progo,Jogjakarta, sedang neneknya adalah orang asli Ponorogo. Keluarganya pindah ke Malaysia ketika sang kakek sudah merantau kesana sejak tahun 1932.

3. Iding dan Willy Soemita

Iding Soemita adalah ayah dari William ‘Willy’ Soemita yang merupakan kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat. Keduanya pernah menjadi politikus di Suriname. Awalnya tahun 1949, Iding Soemita mendirikan parpol KTPI (Kaum Tani Persatuan Indonesia) dan menjadi pimpinan partai. Setelah 60 tahun memimpin, ia kemudian mundur dan digantikan oleh anaknya Willy Soemita.

soemita
Soemita via duddy.web.id

Willy Soemita sendiri pernah beberapa kali menjabat sebagai menteri di Suriname. Di antaranya Menteri Pertanian, Peternakan dan perikanan pada 1973, Menteri Sosial dan perumahan Rakyat pada 1988 dan 1991 hingga 1996. Dan terakhir, pada 2007 Willy diangkat lagi menjadi pimpinan KTPI setelah sebelumnya pernah dijabat oleh Sonny Kertoidojo.

4. Paul Slamet Somohardjo

Dari namanya saja pasti kita sudah tahu kalau pria ini memiliki darah Jawa. Pada tahun 2005, ia diangkat menjagi ketua Parlemen Suriname. Ia juga merupakan pemimpin partai Pertjajah Luhur yang beranggotakan orang Jawa Suriname.

paul somohardjo
Paul Somohardjo via dbsuriname.com

Pada tahun 2006, ia pernah menghadiria Javanese Congress yang diselenggarakan di Semarang. Kala itu ia mengaku sudah keempat kali datang ke Pulau Jawa. Baginya kedatangannya ke Jawa seperti mengunjungi tanah leluhurnya. Walau ia tidak ingat jelas, ia mengatakan bahwa kakek buyutnya berasal dari Semarang dan Surakarta.

5. Lee Kuan Yew

Lee Kuan Yew adalah sosok politikus berpengaruh yang ada di Singapura, walau ia sudah mengundurkan diri sebagai perdana menteri. Ia pernah menjadi perdana menteri dari tahun 1959 hingga 1990. Lee Kuan Yew meninggal pada 23 Maret 2015 karena radang paru-paru.

File photo shows former Singapore PM Lee speaking during a dialogue session in Singapore
Lee Kuan Yew via newsweek.com

Dari BBC.com diketahui bahwa kakek nenek dan ayah Lee Kuan Yew ternyata berasal dari Semarang. Mereka merantau kemudian menetap di Singapura. Walau jejak Jawa Lee Kuan Yew tidak terlalu gamblang terjelaskan, sebuah cerita berkembang di Semarang bahwa apotik Noe-Ma yang ada di Jalan Pemuda Semarang itu adalah bekas rumah kakek nenek Lee Kuan Yew.

Setelah membaca artikel ini, apakah kamu semakin bangga menjadi orang Jawa? Yuk sebarkan!