Merasa Indonesia? Tahu 9 adat pernikahan asli nusantara ini?

Selain masyur dengan kekayaan alam, Indonesia juga dikenal sebagai negara yang kaya akan budayanya lho. Beragam masyarakat dan suku yang ada dari Sabang sampai Merauke, punya budaya masing-masing yang unik dan menarik untuk dicermati.

Kebudayaan yang dimaksud tidak cuma terbatas di lagu-lagu, pakaian, atau tarian tradisional saja. Hingga kini, masih ada banyak orang yang terus coba melestarikan adat pernikahan secara tradisional, meski tidak jarang hal ini justru membuat biaya pernikahan jadi membengkak dan prosesnya makin rumit.

Berikut NgeHits sudah rangkum sembilan tradisi pernikahan tradisional di Indonesia yang patut kamu tahu.

1. Dodolan Dawet

Dodolan Dawet via Dinurrahma
Dodolan Dawet via Dinurrahma

Dodolan Dawet atau berjualan dawet adalah tradisi yang dilakukan oleh pengantin wanita Jawa, sesudah prosesi siraman. Hal ini juga sebagai bentuk woro-woro atau pengumuman pada tetangga sekitar, bahwa keluarga yang dimaksud sudah menikahkan putri mereka. Selain itu, dari sisi simbolis, bentuk dawet yang bulat diyakini melambangkan kebulatan tekad orang tua sang wanita, untuk menyerahkan anaknya pada mempelai pria. Proses jualan dawet ini juga menggunakan mata uang khusus yang dinamakan kreweng.

2. Begalan

Begalan via 1BP
Begalan via 1BP

Tradisi Begalan masih cukup populer di masyarakat Cilacap dan sekitarnya. Dalam tradisi ini, seorang penari akan menampilkan sebuah tarian komedi dengan membawa berbagai perlengkapan rumah tangga seperti kukusan, dan irus. Pada dasarnya, tarian dalam Begalan berfungsi untuk memberikan nasihat pada kedua mempelai, mengenai masalah yang mungkin mereka hadapi di kehidupan rumah tangga kelak, hanya saja dikemas dalam bentuk komedi.

3. Malam Bainai

Malam Bainai via Dua Dua Sepuluh
Malam Bainai via Dua Dua Sepuluh

Jika masyarakat modern mengenal tradisi Pesta Bujang, maka kebiasaan serupa juga terdapat di suku Minang. Sebutannya adalah Malam Bainai, yakni malam untuk memperingati hari terakhir seorang wanita sebagai lajang. Dalam tradisi ini, biasanya tangan sang mempelai wanita akan dilukis dengan menggunakan tanaman yang sudah ditumbuk. Selanjutnya, ia akan berkumpul dan menghabiskan waktu bersama para keluarga terdekat.

4. Tradisi Minum Teh

Tradisi Minum Teh via Pinterest
Tradisi Minum Teh via Pinterest

Tradisi Minum Teh lekat dengan keluarga keturunan Tionghoa. Dalam tradisi ini, sang mempelai wanita bakal meminum teh dan secara simbolis meminta izin untuk kali terakhir meninggalkan rumah, karena setelah menikah otomatis ia bakal ikut tinggal dengan keluarga sang suami. Kebiasaan ini sempat menarik perhatian, ketika dilakukan oleh pasangan selebritis yang kini sudah menikah – Chelsea dan Glenn Alinskie.

5. Nyantri

Pernikahan Kraton Jogja via Saiful
Pernikahan Kraton Jogja via Saiful

Nyantri akan dimulai ketika seorang mempelai pria hadir di rumah sang mempelai wanita, dua atau tiga hari menjelang pesta pernikahan. Tradisi yang lekat dengan keluarga kraton ini bermula dari kebiasaan lama, di mana pasangan pengantin seringkali baru pertama kali bertemu untuk pertama kali, beberapa hari menjelang hari pernikahan mereka. Dari sini, biasanya ada banyak wanita yang merasa tak cocok dengan pasangan mereka dan memilih kabur. Nah, agar hal tersebut tak terjadi, mempelai pria akan melakukan kebiasaan ‘nyantri’ di rumah sang calon istri.

6. Kawin Culik

Kawin Culik via Bunde Desa
Kawin Culik via Bunde Desa

Dari namanya saja sudah terdengar unik, namun itulah yang benar-benar terjadi di suku Sasak, Lombok. Seperti yang sudah kamu duga, keluarga dari mempelai pria akan datang dengan diam-diam ke kediaman mempelai wanita, menculiknya, dan melangsungkan pernikahan di tempat mereka sendiri. Tapi jangan khawatir, ini bukan penculikan yang sebenarnya, karena hanya dilakukan untuk melestarikan tradisi.

7. Roti Buaya

Roti Buaya via Katering Betawi
Roti Buaya via Katering Betawi

Dalam adat pernikahan Betawi, roti buaya memegang peranan penting. Sesuai namanya, roti berbentuk buaya akan menjadi salah satu komponen yang dibawa oleh pihak mempelai pria ketika mendatangi keluarga mempelai wanita. Bentuk buaya pun tidak sembarangan dipilih. Hewan melata itu dipercaya melambangkan kesetiaan, karena konon buaya hanya akan memiliki satu pasangan seumur hidupnya.

8. Mappabotting

Mappabotting via YouTube
Mappabotting via YouTube

Mappabotting adalah tradisi unik yang dilaksanakan dalam adat pernikahan suku Bugis. Proses ini dianggap amat vital oleh masyarakat adat setempat, karena jika sampai lewat, pasangan yang hendak menikah nantinya dikhawatirkan bakal sulit mendapat keturunan karena mandul.

9. Tanam Pohon

Tanam Pohon via Pinterest
Tanam Pohon via Pinterest

Tanam pohon adalah tradisi baru yang diciptakan oleh masyarakat Gunung Kidul, bahkan amat dianjurkan oleh pemerintah setempat mulai 2007 silam. Pasangan yang hendak menikah baru diperbolehkan mensahkan hubungan mereka, usai mempelai pria menanam minimal lima bibit pohon jati di daerah Gunung Kidul. Hmm, unik juga ya.

Nah, itu tadi sembilan tradisi unik pernikahan di Indonesia. Jangan lupa share tulisan ini ke sosok terdekat kalian, agar mereka tahu betapa kayanya budaya di Indonesia.