5 Alasan warga bule justru jarang pakai motor di negaranya

Kalau di negeri kita sendiri, motor jadi transportasi paling favorit karena praktis, syarat kredit yang makin dipermudah dan bisa menyalip di celah-celah macet. Mobil? Ada juga banyak, tapi motorlah yang juaranya. Tapi, kalau dilihat di film-film atau dokumentasi dunia barat kok sepertinya jarang sekali ya yang pakai motor untuk transportasi sehari-hari?

Jadi penasaran, kenapa motor jarang digunakan di dunia barat. Apakah mungkin karena alasan-alasan ini?

1. Angkutan umum lebih nyaman

Angkutan umum seperti bis, kereta atau trem bisa dibilang mengalahkan eksistensi motor di dunia barat secara umum. Kalau di negara dengan banyak pemotor, angkutan umum biasanya hanya jadi alternatif karena sering ngetem, tidak nyaman dan tidak aman. Sebaliknya, di dunia barat transportasi umum termasuk sangat diperhatikan sehingga penumpang pun merasa nyaman menaiki angkutan umum yang bersih, tertib dan tepat waktu.

bis
Bis umum via dnaprop.com

Jadinya kenapa harus capek naik motor kalau angkutan umumnya saja sudah layak dan mudah?

2. Ada musim salju dan musim panas super panas

Sebagai contoh, di Amerika Serikat saja, cuaca terpanas pernah mencapai 57 derajat Celcius. Bayangkan kalau harus naik motor di cuaca yang super panas seperti itu? Selain harus pakai sunscreen SPF 50+++, kamu juga harus khawatir dengan keselamatan motormu.

ban meleleh
Ban meleleh via blameitonthevoices.com

Dan lagi, di dunia barat juga punya musim salju. Rasanya, naik motor untuk bepergian bukan alternatif favorit. Apalagi kalau harus bepergian jauh, nggak kebayang dinginnya. Bahaya juga kalau jalanan licin karena salju yang mencair.

3. Pakai motor dinilai tidak praktis

Aturan bermotor di dunia barat sepertinya tidak sebebas di dunia timur. Contohnya, di Australia pemotor belum boleh membawa penumpang kemana saja kalau belum lewat satu tahun dari waktu mereka punya SIM. Di New South Wales malah kamu hanya boleh bawa penumpang jika sudah punya SIM tertentu.

pemotor
Pengendara motor via telegraph.co.uk

Di Inggris, pemotor juga tidak diperbolehkan membawa lebih dari satu penumpang. Ini disebabkan oleh desain motor yang memang dibuat  hanya untuk ditumpangi oleh satu supir dan satu penumpang saja. Jadinya tidak praktis ya karena tidak bisa bonceng siapa-siapa.

4. Jalanan yang panjaaaaaaang

Kalau mengambil referensi dari film-film barat nih, kamu pasti sering lihat jalanan yang panjaaaaaaaang. Lalu apa hubungannya sama jarang ada yang pakai motor?

route 66
Rute 66 di Amerika via businessdestinations.com

Motor memiliki desain tangki yang lebih kecil ketimbang mobil. Kalau misal kamu harus menempuh jalan yang panjaaaaaang, kebayang nggak ketika kamu ada di tengah-tengah perjalanan terus kamu kehabisan bensin?

5. Harga mobil lebih murah

Secara logika, orang Amerika atau Eropa tidak perlu bayar pajak impor karena membeli mobil produk sendiri. Karena itu harga mobil jauh  lebih murah. Walau begitu penjualan mobil di sana juga tidak terlalu tinggi karena aturan-aturan yang terbilang ketat.

dollar
Dollar via fortisbyte.com

Karena faktor mobil yang murah juga penjualan motor pun juga tidak tinggi. Ya kalau bisa beli mobil yang murah, kenapa harus beli motor yang hanya muat 1-2 orang?

Selain 5 alasan di atas, ada juga satu alasan yang membuat motor sangat jarang dipakai di dunia barat yaitu budaya jalan kaki. Di dunia barat, budaya jalan kaki lebih disukai ketimbang naik motor apalagi untuk jarak yang dekat. Sedangkan di Indonesia misalnya, ke warung yang jaraknya tidak sampai 500 meter saja kita lebih memilih naik motor. Iya nggak?