10 Hal terburuk dan terbaik jadi anak kos

Kadang-kadang kamu emang gak punya pilihan lain kalau harus kuliah atau kerja di luar kota kelahiran kamu. Daripada kehabisan uang dan tenaga untuk pulang pergi setiap hari, menyewa kamar atau rumah untuk tinggal di perantauan jadi alternatif yang paling jitu. Dan selama jadi anak kos, pasti banyak pengalaman dan hal-hal unik yang gak bakal dirasain sama anak rumahan.

NgeHits punya informasi hal-hal terburuk dan terbaik jadi anak kos yang bisa dijadikan pelajaran buat kamu yang akan jadi perantauan.

1. Terburuk: privasi yang kurang

Kurang privasi via theinspirationroom

Kalau kamu orang yang sangat butuh privasi, maka kamu harus siap-siap dengan kondisi yang satu ini. Seringkali kamu harus satu kamar dengan orang lain, sehingga privasimu berkurang. Misalnya kalau kamu sedang telepon, teman kamu mungkin akan mendengar pembicaraanmu. Begitu juga saat mengakses internet, dia akan tahu apa yang kamu buka.

2. Terburuk: berbagi barang

Berbagi barang dengan teman via wisebread

Tidak hanya privasi yang berkurang, tapi bisa jadi kalau jadi anak kos, kepemilikan atas barang kamu sendiri juga bisa berkurang. Mau gimana lagi kalau teman sekamar pinjam laptop atau bahkan baju kesayangan kamu? Akhirnya benda yang selama ini jadi milikmu seutuhnya harus dibagi dengan teman sekos. Jadi kamu harus belajar ikhlas ya.

3. Terburuk: berhadapan dengan sifat yang dibenci

Sifat-sifat menyebalkan via kinja-img

Huh! Ternyata teman satu kos atau satu kamar kamu nyebelin banget! Dia biang gosip dan sukanya buang sampah sembarangan. Hal seperti ini mungkin banget untuk kamu alami kalau jadi anak kos. Mungkin karena latar belakang budaya yang berbeda, sering muncul salah paham. Karena itu kamu perlu belajar sabar dan menerima kekurangan orang lain kalau akan jadi anak kos.

4. Terburuk: berisik

Berisik via adelaidenow

Kalau di rumah dulu enak ya, suasana tenang dan mendukung untuk mengerjakan tugas atau beristirahat. Tapi kalau jadi anak kos, harus siap-siap dengan suasana bising atau berisik yang mungkin datangnya dari teman kamu sendiri. Terkadang ada yang suka setel musik atau menyanyi keras-keras, atau bahkan ngorok keras banget yang bikin kamu gak bisa tidur. Yang sabar ya menghadapi situasi ini.

5. Terburuk: kehilangan waktu untuk sendiri

Sendirian via glamournepal

Seringkali kamu memang butuh waktu sendiri dengan suasana yang tenang; apalagi kalau ada masalah datang. Sayangnya, kamu harus merelakan waktu sendiri itu saat kamu jadi anak kos, karena mau tidak mau kamu harus bertemu dan menyapa teman-teman sekos saat pulang dari kampus. Kamu pun tidak bisa mengunci kamar untuk menyendiri karena mereka ingin mengajakmu bicara.

6. Terbaik: ikatan pertemanan yang kuat

Persahabatan sejati via lilpickmeup

Tapi gak semuanya tentang jadi anak kos itu buruk kok, buktinya kamu bisa punya teman yang setia ada di sampingmu saat kamu senang atau sedih. Dengan sering bersama dan berbagi, kamu akan punya hubungan persahabatan sejati yang mungkin tidak akan pernah dimiliki orang lain yang tidak pernah merantau.

7. Terbaik: menjadi mandiri

Mandiri via solusisehatku

Karena jauh dari orang tua dan keluarga, mau tidak mau kamu jadi terbiasa mengurusi kebutuhan dengan tangan sendiri. Mengatur belanja sendiri, membersihkan kamar sendiri, mencuci baju sendiri, semuanya serba sendiri. Akhirnya kamu pun jadi orang yang mandiri karena tidak bergantung pada bantuan orang lain. Ini bisa jadi bekal yang baik untuk masa depan kamu.

8. Terbaik: bertemu orang-orang baru

Bertemu orang baru via lifewithoutbaby

Saat berpindah dari rumah menuju tempat perantauan, tentu saja kamu akan meninggalkan teman-teman lama dan bertemu dengan orang-orang baru yang berasal dari tempat lain. Inilah waktunya untuk kamu melebarkan jaringan pertemanan yang bisa membuka kesempatan yang lebih besar untuk pekerjaan dan masa depanmu. Carilah teman sebanyak-banyaknya agar rejeki bisa melimpah.

9. Terbaik: tugas tidak terasa susah lagi

Belajar bareng via shutterstock

Kalau jadi anak kos, tugas kuliah atau sekolah bukan lagi masalah buat kamu, karena kamu punya banyak teman seumuran yang bisa bantu kamu mengerjakan tugas. Kerja kelompok pun jadi lebih enak karena mereka selalu ada untuk bantuin kamu waktu mendapatkan tugas yang sulit kalau dikerjakan sendiri.

10. Terbaik: eksplorasi diri yang lebih

Melukis via pixabay

Ini adalah keuntungan jadi anak kos yang paling baik, yakni bisa mengeksporasi diri secara lebih dalam. Terkadang saat jadi anak rumahan mungkin kamu sering dilarang ini itu oleh keluarga. Dan saat jadi anak kos, kesempatan jauh dari keluarga ini harus kamu manfaatkan secara bijak dengan mengolah bakat yang sebelumnya belum bisa kamu kembangkan dengan baik.