Kulkas berbagi, cara 4 orang di berbagai negara ini berantas kelaparan

Jika diartikan, sedekah adalah pemberian dari seseorang ke orang lain secara sukarela dan ikhlas. Sedekah atau berbagi juga tidak dibatasi oleh jumlah atau waktu, pun tidak melulu berupa uang namun juga bisa berupa benda seperti makanan, pakaian atau juga perbuatan.

Ada kisah berbagi yang unik dilakukan oleh beberapa orang dari berbagai dunia. Di antaranya adalah bersedekah makanan dengan cara meletakkan kulkas berisi makanan di tempat terbuka.

1. Minu Pauline, India

Ide untuk meletakkan kulkas untuk mereka yang membutuhkan timbul ketika Minu Pauline melihat seorang wanita makan dari mengais tempat sampah. Tersentuh, ia kemudian memutuskan untuk meletakkan kulkas di depan restorannya dan mengisinya dengan makanan-makanan sisa yang masih layak untuk mereka yang membutuhkan, terutama gelandangan.

minu pauline
Minu Pauline via yourstory.com

Minu menyisihkan 75 sampai 80 porsi makanan dari restorannya Pappadavada di kulkas sedekah Nanma Maram (pohon kebaikan) tersebut. Ia juga berharap pelanggan atau warga sekitar ikut terdorong melakukan hal yang sama. Sejak 23 Maret 2016 lalu, kulkas ini terbuka untuk siapa saja selama 24 jam tanpa pernah dikunci.

2. Seseorang tanpa nama, Arab Saudi

Pahlawan tanpa nama dari daerah Hail, Arab Saudi ini patut ditiru. Ia meletakkan kulkas di depan rumahnya sehingga siapa saja (termasuk dirinya) bisa memberi makanan sisa yang masih layak untuk mereka yang membutuhkan. Menurutnya ini adalah cara yang lebih ‘elegan’ untuk memberi sedekah tanpa membuat mereka yang kekurangan merasa malu.

kulkas sedekah arab
Kulkas sedekah via greenprophet.com

Kabar ini menjadi viral setelah kicauan seorang ustad Sheikh Mohamad al-Arefe di Twitter. Ia mengatakan “Seperti yang selalu kukatakan orang Hail memang berhaik mulia. Seorang pria meletakkan kulkas di luar rumahnya untuk diisi makanan sisa; sedekah tak langsung untuk mereka yang membutuhkan. Oh betapa aku sangat mengagumimu, Hail!”. Tweet ini kemudian diRT lebih dari 5000 kali.

3. Alvaro Saiz, Spanyol

Sejak April 2015, Alvaro dengan Solidarity Fridge-nya telah membantu orang-orang kekurangan dan kelaparan di kampung halamannya Galdakao, Spanyol agar mendapatkan makanan layak. Kulkas ini bisa diisi apa saja oleh siapa saja kecuali daging, telur dan ikan mentah. Makanan jadi juga boleh diberikan asal diberi tanggal kadaluarsa.

alvaro saiz
Alvaro Saiz via sudouest.fr

Alvaro kemudian membawa gagasan kulkas sedekahnya ini ke Ibon Uribe, walikota Galdakao dan langsung mendapatkan sokongan dana sebesar 5000 Dollar AS. Ide kulkas ini dinilai datang di saat yang tepat karena kala itu tingkat pengangguran sedang tinggi karena krisis ekonomi.

4. Komunitas sosial, Bucharest

Untuk pertama kalinya ada sebuah kulkas untuk mereka yang kelaparan dan tidak mampu di Bucharest. Kulkas yang letaknya ada di Foisorului Street, 3rd District ini terbuka sejak tanggal 1 Oktober 2015. Semua orang bisa meletakkan makanan sisa, pun semua orang bisa mengambil makanan dari kulkas ini.

 

kulkas bucharest
via west-info.eu

Di kulkas ini terdapat sebuah pesan, “Ambil yang kamu butuhkan! Sumbangkan makanan yang tidak kamu butuhkan.” Rencananya, jika kulkas sedekah pertama ini sukses maka akan dibuat 24 kulkas sedekah di distrik lainnya.

Memberilah pada yang membutuhkan, tapi jangan tunggu sampai diminta. Karena dasarnya manusia juga memiliki rasa malu ketika meminta. Tapi jika berbagi dengan cara seperti di atas, kamu sudah berbuat kebaikan dan mereka yang membutuhkan juga tidak merasa rendah diri ketika menerimanya.

Ngehits harap sih tindakan seperti ini makin banyak dan menjamur sehingga tidak akan ada lagi yang kelaparan dan kekurangan.