Fakta tentang Dashiki, baju tradisional Afrika yang sempat ngehits di Indonesia

Layaknya sebuah spon, tren fashion di Indonesia sering kali menyerap dari tren yang ada di negara lain. Salah satu yang sempat ngehits adalah dashiki. Untuk kamu yang suka sesuatu berbau etnik, vintage atau hipster, pasti pernah melihat tren ini. Tapi apakah kamu sekedar ikutan tren saja? Apakah kamu tahu kalau dashiki ini adalah baju dari Afrika?

Ada beberapa fakta yang akan Ngehits rangkumkan tentang baju Dashiki ini. Stay tuned ya!

1. Asal muasal Dashiki

dashiki via africaimports com
via africaimports.com

Nama Dashiki diambil dari bahasa Hausa dan ciki yang memiliki arti kaos. Ada dua versi Dashiki yaitu formal dan informal, tapi pada dasarnya memiliki kesamaan yaitu kaos yang longgar dengan hiasan bentuk V di kerah dan juga corak-corak sepadan di bagian lengan dan bawah.

2. Pakaian para pria di Afrika Barat

dashiki via wikipedia org
via wikipedia.org

Dashiki adalah pakaian yang punya corak warna-warni dipakai oleh pria di Afrika Barat. Yep, tidak seperti sekarang di mana Dashiki dipakai juga oleh wanita, awalnya pakaian ini hanya untuk pria saja. Pakaian ini biasanya dipakai dengan celana polos dan topi Kufi, mirip peci, oleh umat islam di Afrika.

3. Beda warna, beda tujuan

dashiki warna
via pinterest.com & america.pink

Di Indonesia mungkin belum banyak yang tahu bahwa warna Dashiki yang dipakai jika di Afrika harus berdasarkan momen yang terjadi. Misalnya untuk pernikahan, pengantin pria kebanyakan memakai dashiki berwarna putih. Sedang ketika suasana berkabung, warna hitam dan merah adalah warna tradisional pilihan. Ada pula warna ungu dan lavender yang identik dengan warna ningrat Afrika. Pun biru yang mencerminkan kedamaian.

4. Perkembangan fashion Dashiki di dunia Barat

beyonce chris brown
via wheretoget.it &

Di industri fashion Amerika, Dashiki sering kali dianggap ambigu antara mode dan penanda identitas. Di awal penyebarannya di Amerika, jika seorang kulit hitam memakai Dashiki dengan gaya rambu afro, tutup kepala dan manik-manik Afrika maka ia akan dihubungkan dengan gerakan Black is Beautiful yang berkaitan dengan perkembangan Afrosentrisme di sana. Salah satu nama yang paling penting dalam populernya Dashiki di dunia Barat adalah Oba (King) Ofuntola Aseikeman Adelabu Adefunmi.

Walter Eugene King via blogspot com
Ofuntola Aseikeman Adelabu Adefunmi via blogspot.com

 

Terlahir dengan nama Walter Eugene, pada usia 16 tahun ia tertarik untuk mempelajari segala hal tentang Afrika. Hingga saat ia kembali ke AS, ia memulai bisnis skala kecil, termasuk pakaian Afrika yaitu Dashiki. Kemudian pada 1960-an, Dashiki sudah banyak ditemukan di pasar AS.

5. Dashiki ngehits di Indonesia

dashiki indonesia via instagram com
via instagram.com

Di Indonesia sendiri, tren baju Dashiki baru muncul beberapa tahun belakangan. Mereka yang mengaku komunitas hippie, hipster, penyuka etnik dan vintage pasti tahu baju ini. Sudah banyak pula online shop yang menjualnya, terutama di Instagram. Mulai dari model kaos longgar biasa hingga serupa dengan kaftan sempat hits di jajaran anak kekinian.

Apakah kamu sudah punya koleksi baju Dashiki? Meski agak telat, buruan deh hunting baju Dashiki! Lalu jangan lupa share juga artikel ini, biar ikut ngehits trennya, jadi cerdas karena tahu sejarahnya.