Begini nasib bocah yang fotonya pernah menyentuh hati jutaan orang

Masih ingat dengan kisah seorang balita kulit hitam kurus kering yang diberi minum oleh wanita kulit putih bertato? Balita tersebut diberi nama Hope oleh Anja, wanita yang juga ada di foto yang sama sedang memberi minum.

Foto yang viral ini menggugah hati banyak orang. Sebagian berkata bahwa inilah bukti bahwa di dunia yang kejam seperti sekarang ini, masih ada manusia berhati mulia yang mau menolong tanpa membedakan warna kulit. Sebagian juga berkata bahwa tato tidak serta merta menjadi penanda seseorang berhati buruk. Kamu setuju?

Waktu berlalu, bagaimana kisah Hope dan bagaimana keadaannya sekarang? Mari kita simak cerita yang sudah Ngehits rangkum untuk kamu.

Hope dibuang keluarganya karena dianggap sebagai bocah penyihir

Usianya saat itu mungkin baru 2 tahun, bahkan belum mengerti apa-apa tentang hidup. Tapi keluarganya menganggap Hope sebagai jelmaan penyihir. Ia kemudian dibuang ke jalanan hingga kelaparan sendirian.

nigerian-witch-boy-starving-thirsty-recovery-anja-ringgren-loven-291
Witch child via boredpanda.com

Tubuhnya yang kecil itu hanya bisa berjalan kesana kemari mencari makan atau mungkin juga tempat untuk tinggal. Andai saja tak ditemukan, mungkin saja ia sudah meringkuk di tanah menyambut kematian.

Beruntung, ia ditemukan oleh Anja

Kabar ini pun diterima Anja melalui telepon. Mengetahui anak kecil yang diceritakan masih berusia 2 tahun, ia tidak berpikir dua kali dan mencari di mana balita itu.

“Anak sekecil itu tidak bisa bertahan sendirian di jalanan. Kami tidak berpikir dua kali menyiapkan misi penyelamatan.” ujar Anja pada Huffington Post UK.

nigerian-witch-boy-starving-thirsty-recovery-anja-ringgren-loven-271
Anja Ringgren Loven via boredpanda.com

Anja pun menemukan balita malang tersebut. Ia lantas memberi minum, di mana momen yang tertangkap kamera ini kemudian menggugah hati jutaan orang yang melihatnya. Malaikat bertato, katanya.

Hope sudah ada di jalanan selama 8 bulan

Diketahui, Hope berada di jalanan selama kurang lebih 8 bulan. Kondisinya saat ditemukan pun sangat memprihatinkan. Badannya kurus, mengalami malnutrisi dan juga cacingan.

hope nigeria
Kondisi Hope saat ditemukan via huffingtonpost.co.uk

Beruntung, Anja dan African Children’s Aid Education and Development Foundation (ACAEDF) langsung memberikan tindakan pemulihan. Hope harus diselamatkan dan diberi kesempatan untuk memiliki masa depan.

8 minggu setelah dirawat, seperti inilah Hope

Bisa tersenyum, tak lagi kurus dan memiliki kesehatan yang stabil begitulah Hope sekarang ini. Setelah dirawat oleh Anja, keadaan Hope makin membaik.

hope
Hope sekarang via boredpanda.com/huffingtonpost.co.uk

Di Nigeria, balita seperti Hope bukanlah kasus pertama. Banyak orang tua yang menelantarkan bahkan membuang bayi karena menganggap mereka bocah penyihir. Mengetahui hal ini, Anja tidak bisa diam. Ia membuat galang dana khusus untuk para witch child alias ‘anak iblis/penyihir’. Bahkan bersama pasangannya, David, ia membuat sebuah rumah penampungan yang khusus.

“Aku menjual semua yang aku miliki di denmark dan mencurahkan hidup dan waktuku untuk membantu ‘anak penyihir’ di Nigeria.” ujarnya.

Kini sudah ada kurang lebih 35 ‘anak penyihir’ yang mereka rawat, salah satunya adalah Hope.

instagram anja
Anak asuhan ACAEDF via instagram.com/dinnoedhjaelp

Berada di tempat barunya ini, Hope mendapatkan harapan hidup baru yang lebih baik. Walaupun sebelumnya ia harus mendapatkan transfusi darah dan juga perawatan. Ia akan aman bersama dengan 35 kakak-kakak barunya.

Dan karena Anja dan ACAEDF, mereka dipastikan punya kehidupan yang layak dan juga kesempatan untuk bersekolah.  Karena menurut Anja, pendidikan lah yang akan menjadi kunci untuk melawan tahayul yang dipercaya oleh masyarakat Nigeria.