Tren cium ketiak pacar : relationship goal atau pembodohan?

Setelah beberapa waktu lalu media sosial ramai dengan tren tukar baju sama pacar, kini ada lagi tren yang sepertinya akan ngehits. Yep, kalau kamu sudah lihat di Instagram, tren itu adalah cium ketiak pacar. Kamu dan pacar sudah kekinian kalau sudah bisa melakukan relationship goals ini.

Jika kamu dan pacar berniat melakukan tren kekinian ini, mending jangan dulu. Tahan dan baca tulisan yang sedang viral ini.

Fakta tentang ketiak

Memang sih ada sebuah penelitian dari Universitas Pensylvania yang menunjukkan bahwa aroma badan pria bisa membuat wanita rileks hingga menurunkan stres. Tapi jangan lupa juga dengan sebuah fakta bahwa ketiak adalah sarang terfavorit bagi bakteri. Per satu inci persegi saja bisa ada 516.000 bakteri. Bayangkan kalau itu masuk ke tubuhmu. Ngeri!

ciumketek
#Ciumketekpacar via Instagram.com

Jadi kamu para wanita masih rela merasa rileks tapi tertempel bakteri demi mencapai relationship goals?

Apa itu relationship goals?

Relationship goals sendiri berkembang seiring dengan beragamnya jenis hubungan yang dimiliki manusia, dari hubungan jarak jauh, hubungan beda agama, hubungan beda usia dan lainnya. Tentu dari setiap jenis hubungan tersebut memiliki goals yang berbeda-beda, dari yang sederhana hingga yang kompleks.

relationshipgoals
via theodysseyonline.com

Tapi sebenarnya apa sih relationship goals itu? Dari berbagai sumber, Ngehits kemudian menyimpulkan bahwa definisi relationship goals termasuk bias. Walau secara umum ini adalah tentang tujuan akhir, visi dan keinginan yang diidamkan dicapai dalam suatu hubungan. Dan apakah tujuan akhir yang diidamkan semua pasangan? Yep, pernikahan.

Menyimpangnya #relationshipgoals yang kekinian

Lantas apakah tindakan seperti tukar baju pasangan hingga cium ketiak pacar yang menjadi tren di media sosial juga bisa disebut sebagai relationship goals? Ngehits juga ingin tahu bagaimana pendapatmu sih karena adanya tren #tukarbajupacar hingga #ciumketekpacar yang dimulai di Instagram ini dinilai netizen bukan sebagai relationship goals melainkan sebuah pembodohan untuk generasi kekinian. Generasi overexpose yang semua-mua serba dipajang di media sosial, bahkan hal-hal yang sebenarnya privasi, berbalut kepalsuan atau bahkan mengandung aib.

tren instagram
Tren ‘kekinian’ via Instagram.com

Seringnya, generasi overexpose ini tidak mengetahui apalagi menyaring apakah yang mereka bagikan di media sosial itu bermanfaat atau tidak. Semua yang dilakukan agar ‘terlihat’, eksis dan ikut tren lalu sah disebut kekinian. Padahal apakah kekinian adalah keharusan?

Jadi…

Ketimbang memposting foto sama pacar demi ikut-ikutan tren saja atau karena ingin pamer pada dunia (maya) bahwa kamu dan dia adalah pasangan paling bahagia dan pantas diirikan, mending renungkan tulisan di gambar ini deh.

cium ketek
via instagram.com/nulis.aja

Apakah setelah ini kamu masih mau sembarangan ikut tren yang ada di media sosial?