Tips Jualan Online Laris Saat Ramadan

Ramadan tak hanya dianggap sebagai bulan ibadah, tapi bagi sebagian orang dimanfaatkan untuk menaikkan penjualan. Tidak ada yang salah dengan ini karena pada bulan suci itu aktivitas pembelian memang meningkat sangat drastis. Bahkan menurut beberapa data, peningkatannya mencapai 400%.

Lantaran momen Ramadan kecenderungan belanja sangat meningkat, maka hal tersebut bisa dimanfaatkan bagi para penjual online. Apalagi di masa seperti sekarang, orang-orang akan lebih banyak belanja secara online. Lalu seperti apa meningkatkan penjualan di bulan Ramadan yang akan datang ini?

Cari tahu barang apa yang bakal laris

Jika kamu baru ingin memulai jualan online di momen Ramadan ini, maka cari tahu dulu barang yang akan laris sebelum benar-benar memutuskan menjual apa. Pada bulan suci biasanya ada tiga yang paling laris yakni fashion, makanan alias kulier, dan juga gadget. Dari ketiga ini pilih yang menurutmu paling kamu kuasai. Masing-masing memiliki plus minusnya sendiri.

Penggunaan e-commerce

Jualan online bisa melalui apa pun, tapi saran terbaik adalah menggunakan platform e-commerce yang sudah ada. Tak hanya siap secara sistem, wadah jualan online ini bisa menyanggupi banyak transaksi. Sebaiknya tak hanya menggunakan satu saja jenis e-commerce, tujuannya adalah menjangkau pengguna-pengguna yang lebih banyak.

Promosi melalui sosmed

Sosmed bisa jadi tempat jualan, tapi sebenarnya keunggulan utamanya adalah sebagai media marketing alias promosi. Lewat sosmed kamu akan bisa mendapatkan feedback langsung dari calon pembeli. Maka dari itu jika menggunakan sosmed maka presentasikanlah yang menarik.

Diskon yang masuk akal

Di masa orang sedang gemar berbelanja, memberikan diskon adalah hal yang tepat. Hal ini secara tidak langsung akan memberikan banyak penjualan walaupun logikanya kita memberikan potongan harga. Tak hanya diskon, beberapa produk yang di-bundling kadang juga sangat diminati.

Dengan beberapa tips di atas maka jaminan penjualan onlinemu laris akan makin besar. Selain saran tadi, jangan lupa untuk transfer antar bank ketika sudah mendapatkan keuntungan. Ada baiknya untuk selalu memisah antara rekening bisnis dan pribadi.

6 Alasan ini buktikan pelit di masa muda memang perlu

Bagi kamu yang udah merasakan asyiknya kerja dan punya penghasilan sendiri, pasti pernah menghadapi dilema antara terus rajin menabung atau justru menghabiskan gaji buat terus bersenang-senang dan membeli semua yang kamu inginkan.

Well, menyenangkan diri sendiri memang bukan sesuatu yang salah. Apalagi uang yang kamu pakai adalah hasil kerja kerasmu selama ini. Tapi kamu harus ingat bahwa di usia muda seperti sekarang ini, hidup hemat adalah sesuatu yang jauh lebih menguntungkan untuk masa yang akan datang.

Bisa jadi gaji yang kamu terima sekarang sudah cukup atau bahkan lebih untuk kehidupan sehari-hari. Namun sampai berapa lama? Berikut NgeHits beri enam alasan bahwa pelit di masa muda memang merupakan sesuatu yang perlu kamu lakukan.

1. Manusia tak pernah puas

Manusia tak pernah puas via Fanny Lyckman
Manusia tak pernah puas via Fanny Lyckman

Kamu harus ingat bahwa manusia adalah makhluk yang gak pernah puas. Begitu satu keinginan terpenuhi, ia bakal mulai mencari keinginan lainnya. Patut diingat bahwa keinginan beda dengan kebutuhan. Barang yang kita ingin kadang belum tentu kita butuhkan. Ambil contoh, kamu ingin membeli smartphone baru ketika berjalan-jalan ke mall, meski ponsel yang kamu punya sekarang masih dalam kondisi bagus dan tidak bermasalah dari sisi fungsi dan performa. Jika menuruti keinginan sesaat tersebut, kamu akan berakhir dalam situasi di mana uangmu habis tak bersisa untuk hal-hal yang tak terlalu berguna.

2. Displin dan sabar

Dompet via Bp
Dompet via Bp

Bagi kamu yang sulit menabung atau mengatur keuangan, hidup hemat alias pelit adalah cara terbaik untuk mengasah kedisiplinan dan kesabaran. Siapa sih yang mau hidup dalam kesusahan? Tapi kamu juga harus sadar bahwa di masa depan kamu mungkin akan membutuhkan banyak uang, dengan jumlah yang tidak bisa kamu penuhi kecuali dengan menabung. Nah, untuk mengantisipasi hal-hal semacam ini, kamu harus bisa melatih disilin dan kesabaran sejak usia muda.

3. Masa depan

Ilustrasi masa depan via Hubspot
Ilustrasi masa depan via Hubspot

Gaya hidup bemewah-mewah biasanya memang identik dengan kaum muda yang punya penghasilan lumayan dan belum punya tanggung jawab terhadap keluarga. Jika kamu ingin menjalani gaya hidup seperti ini, dengan makan-makanan enak di restoran mahal atau membeli pakaian ber-merk, sah-sah saja. Tidak jadi soal. Tapi kamu juga harus ingat, bahwa hal semacam ini sifatnya hanya sementara. Hidupmu masih terlalu panjang untuk menghamburkan banyak uang sekarang.

Jadi, ketimbang menghabiskan uang untuk hal-hal yang sifatnya gak jelas, bukankah lebih baik untuk menabung demi kepentingan masa depan?

4. Tahan banting

Wanita tangguh via Bravefury
Wanita tangguh via Bravefury

Orang-orang yang meraih sukses biasanya sudah pernah ditempa dengan pengalaman sulit yang mereka rasakan saat masih kecil atau di masa muda. Nah, kamu juga bisa merasakan ‘sensasi’ serupa dengan hidup berhemat mulai sekarang. Batasi pengeluaranmu per hari seminimal mungkin, bersikaplah seolah uang yang sedang kamu punya sudah amat sangat terbatas. Dengan kebiasaan hidup ‘menderita’ seperti ini, jika nantinya kamu benar-benar kehabisan uang, kamu enggak bakal kaget dan bisa melalui situasi sulit itu dengan relatif lebih mudah.

5. Bermanfaat

Wanita pelit via Pixdaus
Wanita pelit via Pixdaus

Sebelum membeli barang, perhatikan dulu apakah itu benar-benar bermanfaat untuk kamu. Bisa jadi kamu membelinya hanya untuk sekedar memuaskan keinginan sesaat atau bersenang-senang. Contohnya, jika membeli hape merk A saja sudah cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari, mengapa harus memaksa memilih merk B yang lebih populer, bahkan sampai rela mencicil per bulan? Pola pikir seperti ini bukan bermaksud membuat kamu jadi orang yang kikir, namun bagaimaan agar kamu lebih menghargai uang yang selama ini kamu hasilkan dari kerja keras selama sebulan.

6. Empati

Empati pada orang lain Bigthink
Empati pada orang lain Bigthink

Seperti yang udah disebutin sebelumnya, kebiasaan hidup hemat akan membuat kamu punya gambaran tentang gimana rasanya menjalani kehidupan sehari-hari dalam kondisi serba terbatas. Pengalaman ini nantinya justru bakal bikin kamu lebih gak terlalu pelit pada orang lain, karena kamu sudah merasakan sendiri kesulitan yang mereka rasakan. Rasa empati yang kian berkembang bukan gak mungkin akan membuat kamu lebih sering dan mudah beramal serta membantu mereka yang membutuhkan.

Pingin Utangmu Cepat Lunas? Ini 5 Rahasianya

Apa yang kalian lakukan ketika ada satu kebutuhan atau keinginan yang mendesak, tapi sedang tak punya uang? Dalam situasi seperti ini, utang menjadi solusi yang terbaik. Namun demikian, untuk jangka panjang utang justru bisa membuat situasimu kian runyam, jika tak di-manage dengan baik.

Utang sendiri bukan tindakan yang sepenuhnya negatif, apalagi jika kamu sanggup melunasinya tepat waktu.

Nah, yang patut diwaspadai adalah jika kamu coba-coba berutang dengan kartu kredit. Pasalnya, selain harus membayar jumlah utang, kamu juga masih terbebani dengan bunga sekaligus biaya administrasi lainnya.

Tapi jangan khawatir. Kamu kini bisa dengan tenang berutang, karena kini NgeHits sudah punya lima tips untuk melunasi utang dengan cepat, mari kita simak satu-persatu:

1. Bunga Tinggi Jadi Prioritas

Pria gunakan kalkulator via Resale Home Collection
Pria gunakan kalkulator via Resale Home Collection

Ibarat mengerjakan ujian, selesaikanlah soal yang paling sulit terlebih dahulu. Sama dengan utang, cobalah melunasi yang paling tinggi bunganya, agar kondisi keuanganmu tak terasa mencekik tiap bulannya.

Tentu, untuk bisa melakukan ini kamu harus displin dalam mengatur anggaran. Wajib untuk melakukan penghematan di berbagai pos dan jangan lupa, bahwa kami juga masih punya kewajiban untuk melunasi utang yang lain.

2. Awasi pengeluaran dan pemasukan

Wanita hendak menggunakan kartu kredit via Just Budget
Wanita hendak menggunakan kartu kredit via Just Budget

Seperti yang disebutkan sebelumnya, disiplin mengatur pengeluaran dan pemasukan penting banget buat kamu yang bercita-cita untuk segera terbebas dari jeratan utang. Perhatikan pos-pos mana saja yang paling banyak menguras uangmu, mulai dari nongkrong di kafe, belanja, karaoke, dan lain-lainnya.

Dari situ, kamu bisa mutusin mana pengeluaran yang kamu anggap gak terlalu perlu dan mengalihkan dana tersebut untuk sesegera mungkin melunasi utang.

3. Belanja dengan hati-hati

Setumpuk kartu kredit via Money Talks
Setumpuk kartu kredit via Money Talks

Utang ibarat tali kekang yang harusnya bikin kamu gak bisa belanja seenak jidat. Pasalnya, kamu wajib berhemat demi melunasi utang secepat mungkin. Salah satu cara yang boleh dicoba adalah dengan memperketat anggaran makan siang. Katakanlah setiap berada di kantor, kamu membatasi diri dengan hanya membeli makan siang maksimal dengan harga 20.000 per harinya.

4. Pekerjaan Tambahan

Wanita sedang sibuk dengan kalkulator via Rates
Wanita sedang sibuk dengan kalkulator via Rates

Opsi mencari pekerjaan tambahan boleh dilirik bagi kamu yang punya banyak waktu luang setelah selesai mengerjakan pekerjaan utama. Namun ingat, pilihlah pekerjaan yang sesuai dengan kemampuan dan waktu yang kamu miliki. Salah satu yang bisa dipertimbangkan adalah dengan menjadi staff magang di sebuah laman online, entah sebagai kontributor atau bahkan admin website.

5. Pantang menunda

Seseorang sedang menghitung uang via Cuinsight
Seseorang sedang menghitung uang via Cuinsight

Begitu dana untuk membayar utang sudah terkumpul, jangan tunda-tunda lagi keinginan untuk melunasi pada pihak terkait. Semakin lama melakukannya, hal ini bisa berakibat fatal karena kamu mungkin aja justru memilh menggunakan uang tersebut untuk keperluan lain.